Lewati ke konten
Layanan Podkode

Panduan Website

Biaya Pembuatan Website Perusahaan dan Apa Saja yang Sebenarnya Dibayar

Biaya pembuatan website perusahaan terdiri dari dua kelompok yang sering tercampur dalam satu angka. Pertama, biaya sekali bayar untuk membuatnya: perencanaan, desain, pembuatan halaman, penulisan isi, dan fitur khusus. Kedua, biaya rutin agar website dan email perusahaan tetap berjalan: domain, hosting, email bisnis, dan pemeliharaan.

Karena itu, dua penawaran untuk website yang kelihatannya sama bisa berbeda jauh. Selisihnya jarang berarti satu vendor lebih mahal untuk pekerjaan yang sama. Lebih sering, isi pekerjaannya memang berbeda: satu sudah menghitung penulisan isi dan hosting tahun pertama, yang lain belum. Artikel ini tidak memberi kisaran harga, karena angkanya bergantung pada lingkup pekerjaan. Sebagai gantinya, berikut daftar komponennya supaya Anda bisa membandingkan penawaran item per item.

Biaya sekali bayar: membuat websitenya

Bagian ini dibayar di depan atau bertahap selama pengerjaan. Komponennya:

  • Perencanaan dan desain. Menentukan halaman apa saja yang dibutuhkan, urutannya, dan tampilannya. Desain dari template yang sudah ada jauh lebih cepat dikerjakan daripada desain yang dibuat khusus untuk perusahaan Anda.
  • Pembuatan halaman. Beranda, profil, layanan atau produk, dan kontak. Jumlah halaman berpengaruh, tapi jenisnya lebih berpengaruh. Satu halaman profil jauh lebih ringan daripada katalog berisi ratusan produk yang bisa dicari.
  • Penulisan isi dan foto. Teks profil, deskripsi layanan, foto kantor, pabrik, atau produk. Bagian ini sering tidak tertulis di penawaran, lalu pengerjaan molor karena menunggu bahan dari Anda.
  • Fitur khusus. Formulir permintaan penawaran yang masuk ke email, katalog dengan pencarian dan filter, dua bahasa, atau halaman lowongan kerja. Setiap fitur adalah pekerjaan tersendiri, dan dua bahasa berarti seluruh isi perlu disiapkan dalam dua versi.
  • Penyiapan teknis. Pemasangan di server, pengaturan domain, pemindahan isi dari website lama bila ada, dan pengaturan dasar agar halaman mudah dibaca Google.

Untuk pabrik dan supplier, katalog produk dan formulir permintaan penawaran sering menjadi bagian yang paling banyak dikerjakan. Pembahasannya ada di artikel tentang website perusahaan manufaktur di Gunung Putri dan Cileungsi.

Biaya rutin: domain, hosting, dan perpanjangan tiap tahun

Tagihan tidak berhenti setelah website jadi. Domain dan hosting, ditambah beberapa layanan lain, dibayar per periode dan harus diperpanjang agar website dan email tetap berjalan.

KomponenCara dibayarYang perlu dipastikan
DomainPer tahun, atau beberapa tahun sekaligusAtas nama siapa, dan berapa harga perpanjangannya
Hosting atau serverPer bulan atau per tahunKapasitas, cadangan data, dan siapa pemegang akunnya
Email bisnisUmumnya per akun penggunaBerapa akun yang dibutuhkan sekarang dan tahun depan
Sertifikat SSLSering gratis, tetapi harus diperbarui berkalaPerpanjangannya otomatis atau manual
PemeliharaanPer bulan, per tahun, atau per permintaanApa yang termasuk, dan seberapa cepat ditangani

Untuk domain Indonesia (.id, .co.id, dan sejenisnya), masa pendaftarannya 1 sampai 10 tahun menurut Kebijakan Pendaftaran Nama Domain PANDI versi 9.0. Membayar beberapa tahun sekaligus mengurangi risiko lupa memperpanjang.

Email bisnis pada layanan seperti Google Workspace dihitung per pengguna per bulan. Artinya biaya ini ikut naik setiap kali ada karyawan baru yang butuh alamat email perusahaan.

Sertifikat SSL membuat alamat website diawali https. Tanpanya, Chrome menandai situs dengan ikon “Tidak aman” di samping alamatnya. Sertifikat gratis dari Let's Encrypt sudah dipakai luas dan sering disertakan dalam paket hosting. Masa berlakunya pendek: saat ini 90 hari, dan menjadi 64 hari mulai 10 Februari 2027 menurut pengumuman Let's Encrypt. Jadi perpanjangannya harus berjalan otomatis. Kalau penawaran mencantumkan sertifikat SSL berbayar, tanyakan alasannya.

Pemeliharaan mencakup pembaruan CMS dan pengaya, cadangan berkala, pemantauan, dan perubahan kecil. Rinciannya ada di bagian website pada artikel jasa IT support Cileungsi.

Kenapa biaya pembuatan website perusahaan bisa berbeda jauh

Kalau Anda memegang dua atau tiga penawaran dengan angka yang jauh berbeda, periksa hal-hal ini sebelum melihat totalnya.

Template atau dibuat khusus. Template menghemat waktu desain, tapi tampilannya bisa mirip dengan banyak website lain dan sulit diubah di luar pilihan yang disediakan. Desain khusus lebih lama dikerjakan, dan harganya mengikuti.

Siapa yang menulis isinya. Penawaran yang murah sering mengandaikan Anda menyerahkan semua teks dan foto. Penawaran yang lebih mahal kadang sudah termasuk penulisan isi dan pemotretan.

Ada CMS atau tidak. CMS adalah panel tempat Anda mengubah isi website sendiri. Tanpa CMS, mengganti nomor telepon pun biasanya harus meminta vendor, dan setiap permintaan bisa ditagih. Website perusahaan yang dibuat Podkode, misalnya, disiapkan supaya isi halamannya bisa Anda ubah sendiri tanpa menghubungi kami.

Siapa yang mengurus setelah jadi. Ada penawaran yang sudah termasuk hosting dan pemeliharaan tahun pertama, ada yang berhenti di serah terima. Ada juga model sewa: harga awalnya rendah, tetapi website biasanya tetap milik vendor dan berhenti tayang begitu Anda berhenti berlangganan.

Biaya tersembunyi yang baru terasa di tahun kedua

  • Domain atau hosting atas nama vendor. Untuk domain Indonesia, kebijakan PANDI menyebut kontak registran sebagai penanggung jawab keseluruhan atas hak penggunaan nama domain. Kalau yang tercatat adalah vendor, memindahkan domain ke nama perusahaan Anda memerlukan kerja sama mereka, termasuk kode otorisasi (authcode) dari akun mereka.
  • Harga perpanjangan. Harga tahun pertama domain dan hosting tidak selalu sama dengan harga perpanjangannya. Tanyakan keduanya, dan minta ditulis.
  • Paket “gratis domain dan hosting”. Tanyakan sampai kapan gratisnya berlaku, berapa tagihan sesudahnya, dan apakah Anda boleh memperpanjang langsung ke penyedianya.
  • Biaya perubahan kecil. Ganti foto, tambah satu produk, perbarui alamat kantor. Tanpa CMS atau tanpa kesepakatan tertulis, setiap perubahan bisa menjadi tagihan baru.
  • Lisensi tema dan pengaya berbayar. Sebagian dijual dengan lisensi tahunan. Kalau lisensinya atas nama vendor dan tidak diperpanjang, pembaruan keamanannya bisa ikut berhenti.

Cara membaca rincian penawaran jasa website

Penawaran yang baik bisa dibandingkan baris per baris. Minta dan periksa hal-hal ini sebelum tanda tangan:

  1. Rincian tertulis per item: halaman apa saja, fitur apa saja, dan berapa kali revisi desain.
  2. Daftar yang tidak termasuk. Penulisan isi, foto, terjemahan, dan perubahan setelah serah terima biasanya ada di sini.
  3. Pemilik akun domain, hosting, dan email. Seharusnya atas nama perusahaan Anda, dan Anda sendiri memegang akses masuknya.
  4. Biaya tahun kedua dan seterusnya, ditulis terpisah dari biaya pembuatan.
  5. Masa garansi perbaikan: berapa lama, dan apa bedanya kerusakan dengan permintaan baru.
  6. Berkas website dan kode programnya diserahkan atau tidak, sehingga bisa dipindah ke penyedia lain kalau suatu hari diperlukan.

Di Podkode, Anda menerima daftar tertulis tentang apa yang dibuat dan apa yang tidak termasuk, dengan satu harga dan satu tanggal. Tambahan di tengah jalan dihitung terpisah, dan kode programnya diserahkan kepada Anda. Urutan kerjanya ada di halaman layanan Podkode.

Pertanyaan lain yang perlu diajukan sebelum menandatangani kontrak ada di artikel memilih jasa pembuatan aplikasi. Sebagian besar berlaku juga untuk website.

Domain .co.id atau .com?

Menurut kebijakan PANDI yang sama, .co.id diperuntukkan bagi badan hukum, usaha, organisasi, atau entitas bisnis yang beroperasi di Indonesia. Syaratnya NIB dan dokumen identitas (KTP-el, paspor, atau identitas lain yang sah). Kalau nama domainnya terkait merek, perlu disertakan sertifikat merek atau surat kuasa dari pemegang merek. Dokumen ini diunggah saat mendaftar melalui registrar, jadi siapkan berkasnya lebih dulu.

Panduan Google Search Central menyebut domain kode negara sebagai sinyal kuat bahwa situs ditujukan untuk negara tertentu, sedangkan domain generik seperti .com tidak dikaitkan dengan lokasi mana pun. Jadi, untuk perusahaan yang pelanggannya di Indonesia, .co.id memberi sinyal yang jelas. Untuk perusahaan yang banyak melayani pembeli luar negeri, .com lebih masuk akal. Anda juga bisa mendaftarkan keduanya dan mengarahkan salah satunya ke alamat utama, dengan konsekuensi ada dua domain yang harus diperpanjang.

Kalau usaha Anda belum punya NIB, kebijakan yang sama memuat dua pilihan yang tidak mencantumkan NIB sebagai syarat: .id (terbuka untuk perorangan maupun badan hukum) dan .biz.id (untuk perorangan atau usaha skala UMKM). Kebijakan domain bisa berubah, jadi periksa syarat terbaru di registrar sebelum mendaftar.


Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa harga website company profile?

Tidak ada harga baku, karena yang dihitung adalah pekerjaannya: jumlah dan jenis halaman, siapa yang menulis isi, fitur tambahan, dan siapa yang mengurus setelah jadi. Cara paling adil untuk membandingkan adalah meminta rincian tertulis dari setiap vendor dengan daftar halaman dan fitur yang sama. Angka total tanpa rincian tidak bisa dibandingkan.

Apakah biaya website harus dibayar setiap tahun?

Untuk domain dan hosting, ya. Keduanya disewa per periode dan harus diperpanjang sebelum masa berlakunya habis. Domain Indonesia boleh didaftarkan sampai 10 tahun sekaligus, jadi kalau registrar Anda menyediakannya, perpanjangannya tidak harus setiap tahun. Desain dan isi yang sudah dibuat tidak perlu dibayar ulang, selama berkasnya milik Anda.

Apakah biaya maintenance website harus dibayar setiap bulan?

Tidak selalu. Website yang isinya jarang berubah dan tidak memakai banyak pengaya cukup diperiksa berkala. Kalau ada staf IT internal, mereka bisa mengurus perpanjangan domain serta cadangan datanya. Kontrak pemeliharaan bulanan lebih masuk akal untuk website yang sering diperbarui, memakai CMS dengan banyak pengaya, atau menjadi jalur utama permintaan penawaran.

Bagaimana kalau domain website kami terdaftar atas nama vendor?

Minta vendor mengalihkan domain ke nama perusahaan Anda dan menyerahkan kode otorisasinya. Untuk domain .id, kebijakan PANDI mensyaratkan domain sudah melewati 60 hari sejak aktivasi, dan pengalihan tidak dilakukan kurang dari 10 hari sebelum masa berlakunya berakhir. Lakukan selagi hubungan dengan vendor masih baik, bukan saat sudah ada perselisihan.

Sedang membandingkan penawaran website perusahaan?

Ceritakan kebutuhan Anda dalam satu paragraf. Anda akan menerima rincian tertulis: apa yang dibuat, apa yang tidak termasuk, satu harga, dan satu tanggal.